Friday, October 14, 2016

Komunikasi Politik Internasional Jokowi Upaya Diplomasi Menjadikan Indonesia Negara Maju.

Komunikasi Politik Internasional

Elemen kunci dalam komunikasi politik internasional adalah komunikasi. Secara mendasar komunikasi menurut Oliver, Zelko dan Holtzman (Miller, 2005) adalah memberikan stimuli dalam pikiran orang lain yang berdasarkan kesadaran, pemahaman akan pentingnya suatu kejadian, perasaan, fakta, opini, atau situasi yang berusaha digambarkan.

Komunikasi merupakan upaya dalam membagikan sesuatu. Lebih lanjut Gudykunst (Griffin, 2004) menggunakan istilah komunikasi efektif yang mengacu pada meminimalkan kesalahpahaman dan digambarkan sebagai berbagi perilaku yang memiliki kemiripan atau berbicara dengan adanya kejelasan.

Komunikasi penting untuk membuat sesuatu diketahui. Melalui komunikasi, masing-masing kedua belah pihak berkomunikasi. Sehingga konsekuensi dari komunikasi adalah kedua belah pihak yang saling berbagi tersebut memiliki sesuatu tujuan didepannya.

Sementara itu, denotasi dari kata politik adalah perebutan kekuasaan baik domestik maupun internasional (Morgenthau: 1948). Meskipun manifestasi keduanya berbeda namun memiliki fenomena yang sama.

Lebih lanjut, dalam lingkup politik internasional, diplomasi merupakan teknik yang digunakan yaitu melalui cara-cara damai, persuasi dan negosiasi (Lee dan Hocking: 2011). Diplomasi adalah suatu kunci proses pada sistem internasional yang dilakukan oleh negara-negara berdaulat.

Berbicara politik maka hal ini mengacu pada area-area politik yaitu menghasilkan komunikasi organisasi internasional, menghasilkan regulasi komunikasi internasional, konferensi internasional, mobilisasi dan tindakan lain untuk pertukaran ide tiap pihak melalui komunikasi internasional, paradigm dan kebijakan pemerintah, tindakan firma dan pemain lain pada pasar ekonomi dan paradigma serta kebijakan dari organisasi internasional yang ditujukan untuk peraturan komunikasi internasional atau pembangunan.

Dengan demikian, komunikasi dalam politik internasional merupakan alat yang penting untuk membuat sesuatu yang diketahui dengan jelas masing-masing pihak dan dalam lingkup dunia internasional melalui diplomasi yaitu cara persuasi sehingga memiliki mutual understanding.

Tujuan Jokowi untuk Menjadikan Indonesia Sebagai Negara Maju.

Sebagai kepala negara, Jokowi bersama Jusuf Kalla yang menjabat wakil presiden, memiliki tujuan untuk menjadikan Indonesia dari negara berkembang menjadi negara maju. Jokowi memiliki agenda pembaharuan dalam pemerintahannya untuk membawa kesejahteraan rakyat Indonesia.

Tujuan tersebut dituangkan dalam Sembilan Program “Nawa Cita”:

1Menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, melalui politik luar negeri bebas aktif, keamanan nasional yang terpercaya dan pembangunan pertahanan negara Tri Matra terpadu yang dilandasi kepentingan nasional dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim.
2.  Membuat pemerintah tidak absen dengan membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya, dengan memberikan prioritas pada upaya memulihkan kepercayaan publik pada institusi-institusi demokrasi dengan melanjutkan konsolidasi demokrasi melalui reformasi sistem kepartaian, pemilu, dan lembaga perwakilan.
3.      Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.
4.      Menolak negara lemah dengan melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat, dan terpercaya.
5.      Meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan dengan program "Indonesia Pintar"; serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan program "Indonesia Kerja" dan "Indonesia Sejahtera" dengan mendorong land reform dan program kepemilikan tanah seluas 9 hektar, program rumah kampung deret atau rumah susun murah yang disubsidi serta jaminan sosial untuk rakyat di tahun 2019.
6.      Meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional sehingga bangsa Indonesia bisa maju dan bangkit bersama bangsa-bangsa Asia lainnya.
7.      Mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik.
8.      Melakukan revolusi karakter bangsa melalui kebijakan penataan kembali kurikulum pendidikan nasional dengan mengedepankan aspek pendidikan kewarganegaraan, yang menempatkan secara proporsional aspek pendidikan, seperti pengajaran sejarah pembentukan bangsa, nilai-nilai patriotisme dan cinta Tanah Air, semangat bela negara dan budi pekerti di dalam kurikulum pendidikan Indonesia.
9.      Memperteguh kebhinnekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia melalui kebijakan memperkuat pendidikan kebhinnekaan dan menciptakan ruang-ruang dialog antarwarga.

Dengan demikian, dapat digarisbawahi bahwa agenda Jokowi dalam menjadikan Indonesia sebagai negara berkembang menjadi negara maju, mengacu pada sektor kebijakan politik luar dan dalam negeri, pendidikan, ekonomi, pertahanan keamanan dan budaya.

Dimensi-Dimensi Komunikasi Internasional.

Untuk menjadikan Indonesia negara maju, maka Indonesia perlu adanya pendampingan dari negara maju dan industri (Gerbner and Siefert, 1984). Pendampingan tersebut merujuk pada komunikasi internasional yang meliputi dimensi teknologi, telekomunikasi, politik, ekonomi dan budaya.

Berikut adalah negara-negara yang dikunjungi Jokowi sejak menjabat Presiden RI dalam periode Oktober 2014 sampai dengan Juni 2016.

Teknologi

Pada era post industri atau era informasi sekarang ini, pergerakan suatu negara berkembang yaitu Indonesia untuk menjadi negara maju erat kaitannya dengan tekonologi komunikasi, komputer, sistem komunikasi dan informasi.

Teknologi merupakan variabel kunci pada kemampuan manusia dalam berkomunikasi. Teknologi dapat mengatasi permasalahan yang terbentur dengan jarak dan waktu di mana teknologi diperlukan untuk mengumpulkan dan mendapatkan besarnya jumlah informasi.

Teknologi memampukan setiap bagian dalam suatu negara mendapatkan informasi dari negara maju dan industri secara efektif dan efisien (Gerbner and Siefert, 1984). Sehingga informasi dapat digunakan optimal. Arus informasi tersebut juga tidak hanya dilihat sebagai konteks hardware dan software tapi merupakan aplikasi di dalam konteks sosial. Dengan demikian teknologi dilihat dalam fenomena dalam konteks individu, nasional, internasional maupun global.

Sektor teknologi memiliki pengaruh terhadap kemajuan ekonomi negara dan juga pendidikan. Dalam hal ekonomi negara, teknologi komunikasi merupakan alat bagi pelaku bisnis di Indonesia dalam hal penerimaan informasi dari negara industri. Internet memampukan pelaku bisnis di Indonesia berkomunikasi dengan negara lain maupun internasional.

Teknologi juga dapat meningkatkan sector pendidikan yaitu kualitas dan keahlian tiap individu. Teknologi tersebut dapat menyentuh tiap individual dalam memperoleh pengetahuan. Melalui komputer dan internet, individu di dalam negara berkembang dalam hal ini Indonesia memperoleh akses informasi dan edukasi dari negara lain.

Dalam rangka peningkatan teknologi ini, Jokowi melakukan kunjungan ke Jepang di mana selain untuk meningkatkan kerjasama bilateral, Jokowi juga melakukan upaya persuasi kepada Jepang yaitu dalam hal pengadaan infrastruktur dan energi. Internet menjadi hal yang penting dalam arus informasi, oleh karena itu perlu didukung infrastruktur, yang tidak hanya di daerah perkotaan namun juga menyeluruh di daerah-daerah pinggiran. Selain itu dalam hal pengadaan infrastruktur, Jokowi juga melakukan diplomasi dengan negara-negara Timur Tengah.

Jepang merupakan negara industri. Jepang memiliki teknologi yang maju dan canggih. Jokowi melakukan kerjasama dalam hal teknologi pembangkit listrik, ekspansi industri perkapalan, dan industri mesin dengan Jepang. Untuk berkembang yang menuju negara maju, Indonesia perlu meningkatkan industrinya.

Sebagai negara maritim, Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki wilayah perairan luas, Indonesia juga memiliki potensi dalam hal perikanan. Pengadaan teknologi yang mendukung hal ini menjadi perhatian Jokowi, dan negara yang mampu menjawab hal tersebut adalah Jepang.

Pendidikan

Konteks yang penting dalam pembangunan suatu negara adalah tingkat edukasi warga negaranya. Pendidikan menjadi isu penting di dalam kemajuan suatu negara dengan indikatornya adalah potensi intelektual.

Untuk mewujudkan peningkatan edukasi di Indonesia Jokowi melakukan kerjasama dengan Microsoft sebagai perusahaan terbesar dalam pengadaan software. Untuk pengembangan teknologi pendidikan, kerjasama tersebut diwujudkan dalam hal penyediaan software untuk pelajar dan guru.

Jokowi tidak hanya memberikan perhatian kepada para pelajar namun juga guru atau pendidik. Guru berperan penting terhadap kemajuan pendidikan baik melalui kurikulum dan juga peningkatan kualitas guru itu sendiri. Sistem pendidikan di Indonesia diperbaharui sejalan dengan metode pendidikan yang dikembangkan. Metode pendidikan tersebut merupakan metode yang mengaplikasikan tatap muka dan digital.

Selain itu, tingkat pelatihan individu secara nasional juga merupakan elemen kunci dalam peningkatkan pendidikan. Sehingga tujuan Jokowi dalam program “Indonesia Pintar” mendapatkan dukungan dan pendampingan dari Google yang memiliki agenda technopreneur yaitu pendidikan melalui on line atau digital dan juga melalui entrepreneur berbasis teknologi.

Google merupakan perusahaan multinasional Amerika Serikat yang memiliki kekhususan jasa dan produk internet. Google juga memiliki perhatian pada bidang edukasi. Beberapa program yang dimilikinya merupakan jasa dan produk dalam bidang pendidikan.

Dengan kualitas dan reputasi Google tersebut, merupakan diplomasi terbaik antara Jokowi dan Google. Indonesia mendapatkan manfaat untuk meningkatkan pendidikan Indonesia yang memanfaatkan teknologi digital dan Indonesia memberikan manfaat bagi Google yang memiliki fokus untuk meningkatkan poduknya pada pendidikan.

Pertahanan dan Keamanan

Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi konflik yang tinggi. Berbagai perbedaan yang ada dalam masyarakatnya dapat menjadi nilai lebih namun juga rentan terhadap konflik.

Sejarah Indonesia kental dengan perpecahan di dalam Indonesia sendiri yang disebabkan oleh pihak luar. Penjajahan yang begitu lama menjadi rekaman buruk bagi Indonesia. Dan pada era informasi saat ini, isu pertahanan dan keamanan menjadi perhatian bagi Indonesia. Berbagai permasalahan internasional seperti ISIS, terorisme dapat menjadi ancaman bagi Indonesia.

Untuk memberikan rasa aman kepada rakyat Indonesia, maka Jokowi melakukan diplomasi kepada beberapa negara yang berkaitan dengan kebijakan dan regulasi dengan dunia internasional.

Beberapa negara yang sudah dikunjungi dengan agenda tersebut antara lain :

Malaysia, dengan agenda ketenagakerjaan. Indonesia merupakan negara yang mengirimkan banyak tenaga kerja ke Malaysia. Komunikasi Jokowi kepada negara tetangga tersebut adalah untuk memberikan pemahaman dan penegasan terhadap perlakuan dan keamanan bagi tenaga kerja di Indonesia. Sehingga hal tersebut juga dapat memberikan jaminan keselamatan bagi tenaga kerja Indonesia.

Begitu pula dengan Timur Tengah, dengan agenda perlindungan warga negara Indonesia. Banyak isu konflik yang menyangkut ketenagakerjaan Indonesia di negara-negara Timur Tengah. 

Brunei Darussalam, dan Filipina adalah dua negara yang didatangi Jokowi dengan agenda memerangi narkotik. Banyak permasalahan antar negara tersebut adalah menyangkut kasus narkotika, hingga yang berakhir dengan hukuman mati warga negaranya.

Jokowi memahami bahwa narkotik sangat mempengaruhi generasi muda yang akan datang. Jokowi juga sangat tegas dalam menyikapi hal tersebut. Peraturan yang dibuat dan dinyatakan hingga sampai pada hukuman mati merupakan upaya tindak tegas Jokowi dalam menyikapi narkoba.

Hal tersebut merupakan hal yang berpotensi pada konflik antar negara. Oleh karena itu Jokowi melakukan komunikasi dengan kedua negara tersebut sehingga tercipta pemahaman dan mampu mencegah konflik yang dapat mengarah pada pecah perang antar negara.

Dalam hal pengadaan alustsista, Jokowi mengajak negara-negara Timur Tengah untuk melakukan investasi di Indonesia dalam hal infrastruktur, maritim serta energi. Sehingga melalui investasi tersebut, Indonesia dapat mengurangi beban anggaran pembelian alutsista.

Tidak hanya Indonesia, negara-negara lain berlomba-lomba dalam memajukan pertahanannya. Untuk itu Indonesia juga harus memperkuat pertahanannya dengan melengkapi berbagai persenjataan yang dibutuhkan baik untuk Angkatan Darat, Laut, maupun Udara, serta kepolisian.

Pengadaan alutsisa memerlukan anggaran yang besar. Pengadaan tersebut direalisasikan dengan pertimbangan yang efektif dan efisien. Oleh karena itu, biaya tersebut dapat disikapi dengan penanaman investasi di Indonesia. Selain itu, Indonesia juga perlu meningkatkan keahlian dalam memproduksi alutsista sehingga dapat menekan anggaran.

Selain negara-negara tersebut, Jokowi juga berkunjung dan berdiplomasi dengan penggagas Twitter dan Facebook dengan agenda pemanfaatan media sosial tersebut dalam menekan terorisme.

Sebagai negara yang memiliki harapan akan keadaan dunia yang aman, Jokowi mengunjungi Uni Eropa, dengan agenda toleransi serta membangun perdamaian dunia. Melalui komunikasi ini, Indonesia meyakinkan dunia bahwa Indonesia juga adalah negara yang memiliki filosofi perdamaian di dalam maupun di luar negeri, sehingga menciptakan kepercayaan negara-negara lain untuk membantu mewujudkan Indonesia sebagai negara maju dan diperhitungkan di mata internasional.

Budaya

Melalui diplomasi budaya, Jokowi mempromosikan nilai-nilai budaya, ide-ide, sejarah, seni, sistem-sistem nilai dan tardisi. Melalui komunikasi tersebut sebagai presiden, Jokowi mengkomunikasikan citra Indonesia di mata internasional sehingga melalui budaya dapat menghasilkan citra positif terhadap Indonesia.

Tujuan komunikasi dalam hubungan budaya adalah memunculkan mutual understanding, yaitu pemahaman di antara negara-negara mengenai nilai-nilai positif sehingga mampu mendatangkan potensi pariwisata.

Indonesia merupakan negara yang terletak di khatulistiwa. Dengan beragam kebudayaan dan daerah yang indah, menjadi potensi bagi pariwisata Indonesia. Pariwisata dapat meningkatkan devisa negara dan juga tingkat kepercayaan dunia intermasional terhadap Indonesia. Ketika Indonesia menjadi daya tarik wisatawan asing, maka Indonesia adalah negara yang aman untuk dikunjungi bahkan untuk investasi.

Negara-negara yang dikunjungi Jokowi dalam rangka agenda pariwisata adalah Singapura. Singapura merupakan negara yang lokasinya berdekatan dengan Indonesia. Dari segi geografisnya, Singapura merupakan negara yang memiliki prosentase terbesar daratan. Sebagai negara maju, Singapura memiliki ekonomi pasar yang maju. Dengan lokasinya yang dekat dengan Indonesia, Indonesia menjadi tujuan utama pariwisata bagi warga maupun pendatang yang datang ke Singapura. Dengan demikian, Singapura menjadi salah satu negara yang memberikan potensi pariwisata bagi Indonesia.

Ekonomi

Peningkatan ekonomi adalah elemen penting untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju. Oleh karena itu Jokowi dalam prioritasnya adalah membangun pedesaan, menguatkan produktivitas rakyat yang berdaya saing di internasional, dan menggerakan sektor ekonomi domestik.

Sehingga untuk mewujudkan hal tersebut Jokowi mengkomunikasikan kepada dunia internasional mengenai potensi-potensi yang ada di Indonesia, yaitu membuka pasar di dunia internasional dan mengajak para investor untuk membangun potensi dan memperoleh manfaat bagi para investor.

Beberapa negara yang memiliki agenda dikunjungi dalam sektor ekonomi antara lain:

1.      Malaysia

2.      Uni Eropa

3.      Cina. Cina merupakan mitra dagang terbesar Indonesia selama sebelas tahun terakhir. Sehingga Cina memiliki potensi ekonomi di Indonesia.

4.      Singapura. Singapura merupakan potensi perdagangan terbesar setelah Cina. Indonesia meningkatkan kerjasama bilateral dalam sektor pariwisata dan maritim.

5.      Negara-negara Timur Tengah dalam sektor maritim.

6.      Amerika. Indonesia merupakan pengekspor udang beku kepada Amerika.

7.      Negara-negara Eropa

8.      Korea. Dalam hal ini Jokowi mengajak investor untuk berinvestasi di Indonesia.

Politik

Isu politik dapat memberikan dampak terhadap komunikasi global (Schmidt, 2007). Hal tersebut juga dapat mempengaruhi lingkungan makro dari hubungan antar negara. Oleh karena itu kebijakan dan regulasi politik, merupakan sektor yang juga menjadi prioritas dalam menjadikan Indonesia sebagai negara maju.

Iklim politik di Indonesia dapat memengaruhi sektor-sektor lain yang menjadi pertimbangan negara-negara lain dalam bekerja sama maupun para investor dengan Indonesia.

Pada Program Nawacita, Jokowi menitikberatkan juga pada sektor politik dalam negeri yang bersih sehingga dapat memberikan kepercayaan kepada dunia internasional. Jokowi menanamkan regulasipolitik yangbersih baik dalam maupun negeri.

Kondisi politik di Indonesia akan memengaruhi pada investor yang mempercayakan investasinya. Oleh karena itu Jokowi menanamkan kondisi politik ekonomi yang aman bagi para investor.

Dalam setiap diplomasinya Jokowi ke manca negara, isu politik ini menjadi penekanan di dalam komunikasinya. Hal ini dimaksudkan untuk memupuk kepercayaan terhadap Indonesia.

Dalam diplomasinya ke negara-negara maju dan industri, Jokowi mengkomunikasikan value atau nilai nilai lebih yang ada di Indonesia, mulai dari negara kepulauan, potensi rakyat hingga budaya yang mencerminkan citra positif Indonesia.

Jokowi juga memberikan permasalahan yang ada di Indonesia, namun meyakinkan negara-negara tersebut dan investor bahwa hal itu akan menjadi perhatian Jokowi dalam penyelesaian masalahnya.

Sehingga selain mempromosikan Indonesia, Jokowi juga menanamkan kepercayaan terhadap Indonesia. Diplomasi sebagai alat komunikasi politik internasional Jokowi merupakan upaya komunikasi untuk memberikan pemahaman dari masing-masing pihak sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak.

Kesimpulan

Komunikasi merupakan elemen kunci dalam komunikasi politik internasional. Komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang memunculkan kejelasan bagi masing-masing pihak. Sehingga melalui komunikasi, konsekuensinya adalah pihak-pihak tersebut mendapatkan manfaat. Dalam hal politik, diplomasi adalah alat komunikasi politik yaitu melalui persuasi dan negosiasi.

Politik mengacu pada area-area politik yaitu menghasilkan komunikasi organisasi internasional, menghasilkan regulasi komunikasi internasional, konferensi internasional, mobilisasi dan tindakan lain untuk pertukaran ide tiap pihak melalui komunikasi internasional, paradigm dan kebijakan pemerintah, tindakan firma dan pemain lain pada pasar ekonomi dan paradigm serta kebijakan dari organisasi internasional yang ditujukan untuk peraturan komunikasi internasional atau pembangunan.

Sebagai kepala negara Jokowi memiliki sektor-sektor pembangunan dalam rangka menjadikan Indonesia sebagai negara maju. Sektor-sektor tersebut adalah kebijakan politik luar dan dalam negeri, pendidikan, ekonomi, pertahanan keamanan dan budaya. Dan untuk menjadi negara maju, Indonesia memerlukan pendampingan dan dukungan dari negara maju dan industri.

Melalui kunjungan yang dilakukan oleh Jokowi ke negara-negara lain, termasuk kunjungan event-event seperti KTT juga perusahaan berbasis teknologi internet, Jokowi melakukan diplomasi untuk memperoleh mutual understanding yang pada akhirnya mencapai tujuan untuk memajukan sektor-sektor di Indonesia.

Komunikasi politik internasional diperlukan Indonesia untuk mendorong Indonesia dari negara berkembang menjadi negara maju. Melalui komunikasi tersebut, Jokowi sebagai Presiden Indonesia mengkomunikasikan nilai-nilai Indonesia. Sehingga memicu kepercayaan dan pada akhirnya para investor menanamkan investasinya di Indonesia.

Daftar Pustaka

Gerbner, George. Siefert, Marsha. 1984. World Communications: A Handbook. Longman Communication.

Griffin, Em. 2004. A First Look at Communication Theory. Chicago: McGraw Hill.

Miller, Katherine. 2005. Communication Theories: Perspectives, Processes And Contexts. Chicago: McGraw Hill.

Schmidt, Wallace V. Conway, Roger N. Easton, Susan S. Wardrope, William J. 2007. Communicating Globally: Intercultural Communication and International Business. Sage Publications.

Artikel:

The Theory of International Politics

https://www.press.umich.edu/pdf/9780472099818-ch1.pdf

Lee, Donna. Hocking, Brian. 2011. Diplomacy.



No comments:

Post a Comment