Monday, October 17, 2016

Sigmund Freud: Hubungan Unconsciousness dengan Id, Ego dan Superego.



Unconsiusness (ketidaksadaran) menurut Sigmund Freud merupakan pikiran bawah sadar yaitu perasaan, pikiran, desakan dan kenangan yang berada di luar diri seseorang. Lebih lanjut Freud mengatakan bahwa sebagian besar bawah sadar tersebut berisi hal-hal yang tidak menyenangkan, seperti perasaan sakit, kecemasan atau konflik. Ketidaksadaran tersebut terus mempengaruhi perilaku seseorang (Siegfried, 2014).

Freud dalam teorinya memberikan alasan bahwa manusia dikontrol oleh pikiran-pikiran bawah sadar. Pikiran bawah sadar berada di bawah permukaan pikiran sadar. Pikiran bawah sadar meliputi perasaan, persepsi, pikiran, keahlian, kebiasaan, reaksi, fobia dan hasrat yang tertutupi. Pikiran bawah sadar merupakan proses yang terjadi dalam pikiran manusia yang tidak diinstropeksikan.

Id merupakan bagian primitif dalam pikiran manusia. Id adalah sumber kebutuhan, keinginan, hasrat dan dorongan yang bersifat jasmani. Id mengacu pada prinsip kesenangan atau kepuasan yang memaksa atau memotivasi secara fisik. Id merupakan bagian yang egois dan hanya memikirkan kebutuhan jasmani, tanpa adanya pertimbangan nilai, baik atau buruk dan tidak bermoral. Id merupakan pemenuhan atas apa yang diinginkan tanpa ada pertimbangan etika.

Ego merupakan bagian rasional dari pikiran. Ego merepresentasikan alasan yang masuk akal. Ego memiliki prinsip-prinsip realitas. Ego berhubungan dengan interaksi dan hubungan dengan orang lain, memahami bahwa orang lain juga didorong oleh id masing-masing dan dorongan id dapat menimbulkan masalah.

Superego merupakan bagian moral dari masyarakat, yaitu merefleksikan internalisasi dan aturan-aturan budaya. Superego dapat dikatakan sebagai hati nurani yang berhubungan dengan adanya perasaan bersalah dan berkaitan dengan aturan-aturan yang sesuai dalam sosial. Superego mengontrol rasa benar atau salah dan perilaku yang dapat diterima oleh masyarakat.

Hubungan unconsiusness (bawah sadar pikiran) dengan Id, Ego dan Superego dalam Teori Kepribadian Freud, dapat terlihat melalui gambar berikut ini:



 Gambar: Human Psyche Sigmund Freud




Manusia dikontrol oleh bagian sadar dan tiga bagian pikiran tidak sadar yaitu id, ego dan superego. Ketiga bagian tersebut berada pada bawah sadar pikiran manusia. Id, seluruhnya merupakan bagian dari pikiran bawah sadar, sementara ego dan superego sebagian masuk ke dalam bawah sadar pikiran manusia dan sebagian lagi merupakan bagian dari alam sadar manusia.

Hal tersebut dikarenakan dalam perilaku seseorang meskipun dikontrol sebagian daerah bawah sadar pikiran, namun sebagian lagi berada pada faktor sadar seseorang. Hal ini dipengaruhi ketika seseorang menyadari alasan-alasan dan prinsip realitas dan aturan-aturan yang ada dalam masyarakat.

Tokoh diktator kejam seperti Adolf Hitler, Idi Amin, Jengis Khan dan sejenisnya, seperti dilansir National Geographic, 31 Mei 2016 merupakan tokoh pemimpin yang diktator, bersifat kejam, karena terlibat dalam kejahatan seperti pembantaian orang, pembersihan etnis, melakukan penyiksaan, dan asanisasi.


Berdasarkan Psikoanalisis Freud, bahwa perilaku seseorang dipengaruhi oleh bawah sadar pikiran, para tokoh tersebut memiliki bawah sadar pikiran yang berkaitan dengan kehidupan mereka di masa lalu yang mengalami rasa takut, atau fobia akan sesuatu yang membuat mereka menderita. Sehingga mereka memiliki keinginan atau hasrat yang dipengaruhi oleh masa lalu dan memiliki tingkat kesadaran yang rendah yaitu pada bagian ego dan superego.

Dalam kepemimpinan mereka, perilakunya memiliki kesadaran rendah terhadap nilai baik buruk maupun aturan yang ada dalam sosial. Dengan demikian alam bawah sadar yang disimpan di bawah kesadaran seperti ketakutan dan keinginan atau hasrat, mempengaruhi perilaku tokoh diktator tersebut.

Referensi:


Siegfried, William. The Formation and Structure of The Human Psyche. 2014. Athene Noctua: Undergraduate Philosophy Journal . Issue No. 2 (Spring 2014) http://www.fau.edu/athenenoctua/pdfs/William%20Siegfried.pdf diakses pada 13 Juni 2016, Pk. 12.00
http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/05/8-diktator-paling-kejam-dalam-sejarah-dunia diakses pada 13 Juni 2016, Pk. 14.00 


No comments:

Post a Comment